Selamat datang ditoko serba murah dan unik, Produk kami asli diproduksi diBali, kami siap mengadakan kerja sama bagi anda yang ingin merubah kehidupan anda menjadi seorang pebisnis. Kami siap mencari produk-produk lain yang terbaik dibali..silahkan hubungi kami, Kami siap melayani anda

Bali


Bali adalah tempat pariwisata yang sangat populer saat ini, sampai- sampai untuk mengetahuinya orang-orang dari manca negara datang untuk melihat keunikan yang ada di pulau bali. Kita semua sangat berharap agar bali terus berkembang seperti dulu lagi disebut Pulau Dewata yang sangat ramai di datangi para pengunjung. Setelah kejadian bom bali 1(satu) padaTanggal 12 Oktober 2002, terjadilah ledakan yang banyak memakan korban di bali. sungguh sangat menyedihkan dan mengeluarkan banyak air mata. Tapi kita hanya bisa berdoa semoga mereka yang dipanggil lebih dulu diterima disisi yang maha kuasa.

Musik tradisional Bali memiliki kesamaan dengan musik tradisional di banyak daerah lainnya di Indonesia, misalnya dalam penggunaan Gamelan dan berbagai alat musik tabuh lainnya. Meskipun demikian terdapat kekhasan dalam tehnik memainkan dan gubahannya, misalnya dalam tari Kecak yaitu sebentuk gerakan dan nyanyian yang konon menirukan suara kera. Demikian pula beragam Gamelan yang dimainkan pun memiliki keunikan, misalnya Gamelan Jegog, Gamelan Gong Gede, Gamelan Gambang, Gamelan Selunding, dan Gamelan Semar Pegulingan. Adapula musik Angklung dimainkan untuk upacara Ngaben, serta musik Bebonangan dimainkan dalam berbagai upacara lainnya.

Perayaan Tahun Baru Hindu Nyepi yang dirayakan dalam bentuk menyepi tanpa melakukan kegiatan dalam satu hari. Pada hari ini semua orang tetap berada di rumah dan wisatawan dianjurkan untuk tetap di hotel. Sedangkan sehari sebelumnya, patung Ogoh-Ogoh penuh warna diarak dan akhirnya dibakar di malam hari untuk mengusir roh jahat.

Kehidupan sosial budaya masyarakat Bali dilandasi filsafah Tri Hita karana, artinya Tiga Penyebab Kesejahteraan yang perlu diseimbangkan dan diharmoniskan yaitu hubungan manusia dengan Tuhan (Parhyangan), hubungan manusia dengan manusia (Pawongan) dan manusia dengan lingkungan (Palemahan).

Pada umumnya, bangunan atau arsitektur tradisional daerah Bali selalu dipenuhi hiasan, berupa ukiran serta permainan warna. Ragam hias tersebut mengandung arti tertentu sebagai ungkapan keindahan simbol-simbol dan penyampaian komunikasi. Bentuk-bentuk ragam hias dari jenis fauna juga berfungsi sebagai simbol-simbol ritual yang ditampilkan dalam patung.